Welcome to My Blog!

Rabu, 06 Oktober 2010

Aaron Yan Pernah Dikucilkan Teman SMA ??



Dalam serial Gloomy Salad Days (Si Shen Shao Nu) yang akan 

ditayangkan mulai 9 Oktober mendatang, Aaron Yan berperan 

sebagai pemuda pendiam. Tentu saja, peran ini sangat berbeda 

dengan perannya dalam serial sebelumnya.


Lantas, bagaimana cara Aaron mendalami peran itu? “Saat SMA, 
saya sudah sering sendirian. Saat mendapat sentimen buruk dari 
teman-teman, saya sempat ingin mengakhiri hidup,” jawabnya 
sambil tersenyum kecut. Menurut Aaron, perannya kali ini bisa 
menjadi terobosan akting baginya.

Saat SMA, Aaron memang kembali dari Amerika untuk melanjutkan 
studi di Taiwan. Karena tidak terbiasa dengan lingkungan sekolah di 
Taiwan, dia malah dikucilkan teman-temannya. “Semula, saya 
mengira sekolah di sini sama seperti Amerika. Di kelas, saya bisa 
berjalan-jalan. Ternyata, teman-temanku malah merasa jika saya 
aneh. Apalagi, rumahku sangat jauh dari sekolah. Setiap hari, saya 
hampir tidak punya teman sekolah. Saya juga tidak akrab dengan 
teman-temanku,” ceritanya.

Saat duduk di bangku SD, Aaron termasuk salah satu siswa yang 
berprestasi. Namun saat SMA, dia sempat terpukul karena hampir 
tidak lulus ujian. “Saat saya mendapatkan nilai 94, mamaku bisa 
marah-marah. Tentu saja, semua itu membuatku terbebani,” ujarnya. 
Selama bersekolah di Taiwan, Aaron pernah mengalami stres berat. 
Bahkan, dia sempat meminta ayahnya mengantarkannya ke 
psikiater. “Saat itu, saya minum obat anti depresi selama tiga bulan 
berturut-turut,” ucapnya.

Sebenarnya, Aaron juga suka menyendiri sejak kecil. Karena itu, dia 
dinilai gampang menyinggung perasaan orang lain begitu terjun ke 
dunia hiburan. “Dulu, saya tidak tahu caranya berkomunikasi. 
Namun, saya bisa melihat perbedaan antara sikap pria dewasa dan 
anak muda dalam grupku,” tegas Aaron.

Saat ditanya apakah berniat menjadi penyanyi solo, Aaron 
menjawab, “Saat tampil sendiri, saya bisa berimprovisasi sesukanya. 
Namun saat tampil bersama, kami harus saling menyesuaikan.” 
Meski yakin Fahrenhiet tidak akan bubar, bagaimana jika nantinya 
grup ini ternyata benar-benar bubar? “Saya berharap bisa merilis
album solo atau EP. Saya percaya jika saya telah memberi nilai 
tambah bagi Fahrenheit di bidang tarik suara,” jawabnya sambil 
tertawa.

Sebagai salah satu personel grup Fahrenheit, Aaron ingin 
membuktikan jika dirinya tidak hanya bermodal tampang di dunia 
akting. “Saya benar-benar tidak ingin membuat orang-orang merasa 
jika saya hanya menjual tampang!” pungkasnya. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar