Dalam serial Gloomy Salad Days (Si Shen Shao Nu) yang akan
ditayangkan mulai 9 Oktober mendatang, Aaron Yan berperan
sebagai pemuda pendiam. Tentu saja, peran ini sangat berbeda
dengan perannya dalam serial sebelumnya.
Lantas, bagaimana cara Aaron mendalami peran itu? “Saat SMA,
saya sudah sering sendirian. Saat mendapat sentimen buruk dari
teman-teman, saya sempat ingin mengakhiri hidup,” jawabnya
sambil tersenyum kecut. Menurut Aaron, perannya kali ini bisa
menjadi terobosan akting baginya.
Saat SMA, Aaron memang kembali dari Amerika untuk melanjutkan
studi di Taiwan. Karena tidak terbiasa dengan lingkungan sekolah di
Taiwan, dia malah dikucilkan teman-temannya. “Semula, saya
mengira sekolah di sini sama seperti Amerika. Di kelas, saya bisa
berjalan-jalan. Ternyata, teman-temanku malah merasa jika saya
aneh. Apalagi, rumahku sangat jauh dari sekolah. Setiap hari, saya
hampir tidak punya teman sekolah. Saya juga tidak akrab dengan
teman-temanku,” ceritanya.
Saat duduk di bangku SD, Aaron termasuk salah satu siswa yang
berprestasi. Namun saat SMA, dia sempat terpukul karena hampir
tidak lulus ujian. “Saat saya mendapatkan nilai 94, mamaku bisa
marah-marah. Tentu saja, semua itu membuatku terbebani,” ujarnya.
Selama bersekolah di Taiwan, Aaron pernah mengalami stres berat.
Bahkan, dia sempat meminta ayahnya mengantarkannya ke
psikiater. “Saat itu, saya minum obat anti depresi selama tiga bulan
berturut-turut,” ucapnya.
Sebenarnya, Aaron juga suka menyendiri sejak kecil. Karena itu, dia
dinilai gampang menyinggung perasaan orang lain begitu terjun ke
dunia hiburan. “Dulu, saya tidak tahu caranya berkomunikasi.
Namun, saya bisa melihat perbedaan antara sikap pria dewasa dan
anak muda dalam grupku,” tegas Aaron.
Saat ditanya apakah berniat menjadi penyanyi solo, Aaron
menjawab, “Saat tampil sendiri, saya bisa berimprovisasi sesukanya.
Namun saat tampil bersama, kami harus saling menyesuaikan.”
Meski yakin Fahrenhiet tidak akan bubar, bagaimana jika nantinya
grup ini ternyata benar-benar bubar? “Saya berharap bisa merilis
album solo atau EP. Saya percaya jika saya telah memberi nilai
tambah bagi Fahrenheit di bidang tarik suara,” jawabnya sambil
tertawa.
Sebagai salah satu personel grup Fahrenheit, Aaron ingin
membuktikan jika dirinya tidak hanya bermodal tampang di dunia
akting. “Saya benar-benar tidak ingin membuat orang-orang merasa
jika saya hanya menjual tampang!” pungkasnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar